Kepala Sekolah SDN 5 Gedong Tataan : Penggunaan Dana Bos Sudah Sesuai Peruntukannya

 


Pesawaran l Lampung - Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah kerap menjadi sorotan, Namun salah satu Sekolah Dasar Negri UPTD SDN 5 Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran sudah berupaya menggunakan dana BOS untuk menunjang kegiatan belajar di sekolah tersebut sesuai aturan dan peruntukannya. 

Terkait penggunakan dana BOS, Kepala Sekolah UPTD SDN 5 Pesawaran Maisarah, mengatakan terkait penggunaan dana BOS. 

"penggunaan dana BOS di tahun 2024 dan 2025 sudah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (juknis) dan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS), "katanya,Kamis (28/08/2025) 

Maisarah menjelaskan, penggunaan dana BOS untuk tahun 2024 digunakan untuk pembayaran honor guru dan sisanya digunakan untuk pembayaran wifi, listrik, koran, serta untuk pembelian ATK, alat-alat kebersihan, TV, printer, laptop, kipas angin, buku-buku di Siplah, lembaran soal ulangan PTS, PAS.

"Untuk penggunaan anggaran dana BOS itu juga digunakan untuk perbaikan Musolah dan mesin pompa air, pembelian peralatan listrik. Selanjutnya kita juga untuk biaya pelaksanaan kegiatan-kegiatan di sekolah, seperti kegiatan Maulid Nabi (Isro- Mirad,red), dan kegiatan dalam rangka HUT RI dengan menggelar lomba-lomba baik itu di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,"Jelasnya

Maisarah melanjutkan, Intinya mas, dalam penggunaan dana BOS, sudah di sesuaikan dengan juknis yang ada yang berpedoman pada Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis pengelolaan dana bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan.

"Untuk penggunaan dana BOS di tahun 2025, di UPTD SDN 5 Gedong Tataan, dalam pengrealisasianya tidak beda dengan dana BOS tahun 2024, namun ada penambahan penambahan pengeluaran yang masih mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dan rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS), seperti pembelian soundsistem, pembelian keramik tembok untuk 3 kelas, perbaikan dan pembelian pipa air yang ada di sekolah.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya untuk pembelian kabel listrik untuk dikelas, karena mengganti kabel yang dicuri orang, serta pembelian alat-alat olah raga.

"Ditahun 2025 ini sekolah kami juga banyak melaksanakan berbagai macam kegiatan baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah,"ungkapnya.

Terkait hal ini, saat awak media menanyakan, apakah benar dana BOS ditahun 2025 ini dipegang oleh ibu Maisarah.

"Itu memang benar mas, anggarannya saya yang pegang karena yang nyuruh Bendahara sekolah yang baru, dia bilang Jangan sama saya ibu saja yang pegang,"tuturnya menirukan perkataan bendahara. 

Terkait Isu yang beredar tentang penggunaan dana BOS tidak jelas peruntukannya. 

"Itu tidak benar mas, semua sudah terealisasi seperti yang saya jelaskan tadi. Kami sudah berusaha untuk mengembangkan potensi potensi yang ada sesuai dengan kemampuan dan kondisi serta kerjasama dan dukungan dewan guru serta wali murid melalui Komite sekolah (Enal Prabu) 

Posting Komentar

0 Komentar