Oknum Operator Desa Hanau Berak diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Warganya


Mediafakta.id,Pesawaran
-Lagi -lagi tindakan kekerasan di lakukan oleh oknum aparat pemerintahan desa di Kabupaten Pesawaran kepada warganya yang terjadi pada Senin (29/01/2024).

Tindakan kekerasan terhadap  warga ini dilakukan oleh oknum perangkat desa (Operator) Desa Hanau Berak kecamatan Padang Cermin Putra ,kepada Nasoba warga Hanau Berak saat hendak mengurus NA dan Domisili di kantor balai desa setempat.

Menurut keterangan korban terjadinya kekerasan ini bermula saat dirinya sedang mengurus surat NA dan Domisili di desa Hanau Berak yang ditangani  langsung oleh operator desa bernama Putra.Namun saat dirinya masuk keruangan operator melihat putra sedang memfrin NA dan surat keterangan domisili milik istri disitulah putra langsung melakukan kekerasan tersebut.

"Saya telah mengalami pemukulan yang dilakukan oleh Putra  perangkat desa Hanau Berak, pemukulan itu dilakukan pelaku di ruangan operator di balai desa saat saya sedang mengurus NA dan Domisili,"jelasnya.

Lebih lanjut Nasoba menjelaskan bahwa permaslahan ini terjadi karna hal sepele lataran waktu penulisan nama ibunya ada kesalah satu hurup dan dirinya meminta untuk diperbaiki tapi sayangnya operator itu menggerutu

"Oknum perangkat desa ini menggerutu (ngoceh)  dengan mengeluarkan "kalau mau minta bantu yang bener pak," jelas Nasoba menirukan ucapan operator teresbut.

Nah,lanjut Nasoba dengan perkatan oknum tersebut dirnya terpancing dan langsung mendorong dada putra dengan memakai tangan kirinya dan bertanya kenapa berbicara seperti itu.

"Pada saat saya dorong,pelaku ini kemudian langsung mengayunkan tinjuanya berkali-kali ke muka saya sehingga mengakibatkan luka gores dibagian pipi saya."jelasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut lajut Nasoba, bahwa dirinya tidak terima dan masalah ini akan di bawa keranah hukum agar menjadi contoh untuk perangkat desa lainya agar bisa menjadi pelayan masyarakat yang baik.

"Saya akan laporkan masalah ini agar menjadi Shock terapi bagi aparat yang sering melakukan kekerasan terhadap warga,"kata Nasoba.

Sampai berita ini di turunkan oknum oprator Desa dan pihak kepala Desa Hamau Berak  belum bisa dikonfirmasi ,(ydn).


Posting Komentar

0 Komentar