Pasien Kangker Tulang Asal Warga Desa Kota Jawa Punduh Pedada Meninggal Dunia


Mediafakta.id,Pesawaran
- Inalillahi Wainalillahiroziun Nizarudin (54) warga Desa Kota Jawa Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran Pasiaen  yang mengidap penyakit kanker tulang pada kakinya telah meninggal dunia.

Kabar duka meninggalnya pasien Kangker tulang asal warga Desa Kota Jawa ini diketahui dari adik kandung Nizarudin, Fitria Sari ,mengatakan bahwa abang kandungnya yang sedang melaksanakan oprasi di Rumah Sakit Cipto Jakarta dan dirawat selama 3 Bulan namun saat dalam perawatanya tuhan berkehendak lain.

"Ya beliau telah meninggal dunia tadi subuh kurang lebih pukul :05.00 Wib.dan saat ini jenazah almarhum sedang di perjalanan untuk di makamkan di Desa Kota Jawa kecamatan Punduh Pedada ,"kata Fitria Sari saat di hubungi ,Kamis (28/12/2023).

"Mohon doa dari kawan-kawan supaya almarhum bisa tenang disisi Allah SWT,"kata Fitria.

Sebelumnya pasien Nizarudin (Alm) warga Desa kota Jawa Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran mengidap penyakit kangker tulang Namun ada kekecewaan dari perwakilan keluarga pasien Hipni Idris, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran yang tidak memprioritaskan pengajuan pengobatan tersebut.

“Jadi sebelum pasien ini berangkat ke Jakarta untuk berobat, saya sudah melakukan koordinasi dengan Pak Bupati Dendi Ramadhona bahwa ada masyarakat sakit yang membutuhkan bantuan,” kata dia,Selasa (07/11/ 2023).

Menurutnya, setelah koordinasi dengan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, kemudian diarahkan untuk koordinasi dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesawaran,

“Pak Yossa sudah mempersilahkan dan siap membantu pasien, namun tidak bisa dengan anggaran sebelumnya sebesar Rp10 juta dan hanya menyanggupi Rp6 juta saja,” ujarnya.

“Maka dari itu pasien kita berangkatkan ke Jakarta, dan semua pengajuan juga sudah lengkap serta sudah kami sampaikan agar bantuan tersebut bisa keluar,” timpalnya.

Namun dirinya merasa kecewa dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran yang tidak bisa mengeluarkan dana bantuan tersebut. Sedangkan saat ini pasien sudah melakukan pengobatan dan menunggu pembayaran.

“Tiga hari lalu sudah kami hubungi Dinas Kesehatan untuk menanyakan terkait bantuan tersebut. Namun alasannya tidak ada anggaran,” jelasnya.

“Tentu kami sangat kecewa dengan jawaban tersebut, karena persyaratan kami sudah lengkap semua, bahkan Pak Bupati Dendi dan Pak Yossa sudah mempersilahkan pasien untuk berangkat,” pungkasnya (ydn).

Posting Komentar

0 Komentar