Rendahnya Harga Singkong, DPRD Lampung Bentuk Pansus


Mediafakta.id l Bandar Lampung – Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu siap memperjuangkan aspirasi dari para petani singkong di Provinsi Lampung.

Apalagi ada pengaduan dan laporan dari para petani terkait adanya dugaan permainan oligopoli oleh sejumlah perusahaan pengolahan singkong di Bumi Ruwai Jurai.

Ade Utami mengatakan, bila memang ada permainan tentunya membuat persaingan pasar menjadi tidak sempurna, Hal ini sangat merugikan para petani karena menyebabkan harga jual singkong sangat rendah.

“Ada laporan dari petani terkait adanya permainan oligopoli oleh sejumlah petani singkong. Sehingga para petani di wilayah Lampung Timur dan Lampung Tengah kerap mengambil hutang untuk bercocok tanam singkong kembali sebab biaya penanaman kembali jauh lebih besar dari hasil panen yang didapat,” kata Ade Utami, Senin (22/2/2021).

Oleh sebab itu pihaknya Fraksi PKS, Fraksi Gerinda dan Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Lampung akan memanggil perusahaan pengolahan singkong dan juga akan membentuk Panitia Khusus (Pansus),terkait adanya temuan dugaan oligopoli oleh sejumlah perusahaan pengolahan singkong yang membuat harga di petani sangat rendah. 

“Fraksi PKS mendukung terbentuknya pansus harga singkong agar petani singkong atau ubi kayu di Lampung tidak semakin sengsara dan kami juga akan mendorong Pemerintah Provinsi untuk membantu para petani singkong,tegas Utami (Sugi) 

Posting Komentar

0 Komentar